Wednesday, April 20, 2011

PKW Part 3 (tugas softskill)

1. Jelaskan Aspek alamiah ketahanan nasional yang meliputi :
a. Posisi dan lokasi geografi Negara
Posisi dan lokasi geografis suatu negara dapat memberikan suatu petunjuk mengenai tempatnya di atas bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk ke dalam dan bentuk ke luar.
Bentuk ke dalam menampakkan corak wujud dan tata susunan tertentu. Indonesia misalnya, merupakan kesatuan laut dengan pulau-pulau di dalamnya. Pendapat yang mengatakan Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dikelilingi laut adalah tidak benar.
Baik bentuk ke luar dan bentuk ke dalam merupakan wadah bagi bangsa yang mendiaminya. Bentuk tersebut sekaligus menentukan wujud bangsa yang mendiaminya. Sebaliknya, bangsa tersebut mempengaruhi pula lingkungannya. Negara memberikan kemungkinan berlangsungnya perikehidupan nasional yang sangat dipengaruhi oleh lokasi dan posisi geografi negara tersebut. Ada dua jenis negara yang mempunyai ciri khusus berkenaan dengan lokasi , yaitu negara dikelilingi daratan dan Negara dikelilingi lautan.
b. Keadaan dan kekayaan alam
segala sumber dan potensi alam yang didapatkan di bumi dan di laut dan di udara yang berada di wilayah kekuasaan suatu negara, yang dibagi dalam 3 golongan : hewani (fauna), nabati (flora), dan mineral. Ada yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui.
c. Keadaan dan kemampuan penduduk
Penduduk adalah manusia yang mendiami suatu tempat atau wilayah. Tinjauan masalah penduduk umumnya dikaitkan dengan pencapaian kesejahteraan dan keamanannya.

2. Jelaskan Aspek sosial/kemasyarakatan :
a. Ideologi
Ideologi merupakan suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam Ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa. Keampuhan ideologi tergantung pada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri.
IDEOLOGI DUNIA
·         Liberalisme(Individualisme)
Negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat (kontraksosial). Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa terkecuali atas persetujuan dari yang bersangkutan. Paham liberalisme mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak. Tokoh: Thomas Hobbes, John Locke, J.J. Rousseau, Herbert Spencer, Harold J. Laski

·         Komunisme(ClassTheory)
Negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain.
Golongan borjuis menindas golongan proletar (buruh), oleh karena itu kaum buruh dianjurkan mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum kapitalis & borjuis.

·         PahamAgama
Negara membina kehidupan keagamaan umat dan bersifat spiritual religius. Bersumber pada falsafah keagamaan dalam kitab suci agama. Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupan dunia.

IDEOLOGI PANCASILA
Merupakan tatanan nilai yang digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia. Kelima sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya.
Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang dari luar/dalam, langsung/tidak langsung dalam rangka menjamin kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia.
Untuk mewujudkannya diperlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara serta pengamalannya yang konsisten dan berlanjut.

b. Politik
Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. Ketahanan nasional ini meliputi dua bagian yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri. Untuk mewujudkan ketahanan aspek politik diperlukan kehidupan politik bangsa yang sehat dan dinamis yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas politik yang bersadarkan Pancasila UUD ’45. Ketahanan pada aspek politik dalam negeri yaitu Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum, mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia.
c. Sosial
Pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, solidaritas yang merupakan unsur pemersatu
d. Budaya
Sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia dengan cipta rasa dan karsa yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama serta merupakan kekuatan pendukung penggerak kehidupan.
e. Pertahanan dan Keamanan
Kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem ketahanan keamanan negara dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan negara RI.
3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?
Pancasila dapat disebut pandangan hidup, pegangan hidup, pedoman hidup, petunjuk hidup, dan jalan hidup. Dalam hal ini, Pancasila dipakai sebagai petunjuk hidup atau perilaku dalam sehari-hari. Dengan kata lain, Pancasila dipakai sebagai petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan di dalam segala bidang. Semua tingkah laku dan perbuatan manusia Indonesia harus dijiwai dan merupakan pancaran dari semua sila Pancasila. Pancasila dapat dikatakan sebagai ideologi terbuka, berfungsi sebagai penyaring dari masuknya kebudayaan asing dan Pancasila mampu menampung aspirasi masyarakat Indonesia.

Tuesday, March 15, 2011

PKW Part 2 (tugas softskill)

1. Jelaskan Pelaksanaan Demokrasi di Negara Indonesia saat ini !
2. Bagaimana Bangsa Indonesia mengelola SDA berdasarkan pemikiran aspek kewilayahan ?
Jawaban . . .
1. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia adalah Demokrasi Reformasi 1998 hingga saat ini. Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya pada Pancasila dan UUD 1945, dengan penyempurnaan pelaksanaannya dan perbaikan peraturan-peraturan yang tidak demokratis, dengan meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi Negara dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga-lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif (trias politica). Pelaksanaan demokrasi di Indonesia bisa dilihat dengan adanya prinsip dasar sistem pemerintahan Indonesia yang terdapat dalam UUD 1945 adalah bahwa Indonesia ialah negara yang berdasar atas hukum (rechtstaat), sistem konstitusi, kekuasaan negara yang tertinggi di tangan MPR. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis. Presiden tidak bertanggungjawab kepada DPR. Menteri negara ialah pembantu Presiden. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada DPR, dan kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas.
2. Dalam kehidupan bernegara, geografi merupakan suatu fenomena yang mutlak diperhatikan dan diperhitungkan baik fungsi maupun pengaruhnya terhadap sikap dan tata laku negara yang bersangkutan. Wilayah Indonesia pada saat merdeka masih berdasarkan peraturan tentang wilayah teritorial yang dibuat oleh Belanda yaitu “Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie 1939” (TZMKO 1939), dimana lebar laut wilayah/teritorial Indonesia adalah 3 mil diukur dari garis air rendah masing-masing pulau Indonesia.
 - 13 Desember 1957 pemerintah mengeluarkan Deklarasi Djuanda yang isinya :
Batas laut teritorial adalah 12 mil diukur dari garis yang menghubungkan titik-titik ujung yang terluar pada pulau-pulau negara Indonesia.
- Sesuai dengan Hukum Laut Internasional yang telah disepakati oleh PBB tahun 1982. Wilayah perairan laut Indonesia dapat dibedakan tiga macam, yaitu zona Laut Teritorial, zona Landas kontinen, dan zona Ekonomi Eksklusif.
a. Zona Laut Teritorial
Batas laut Teritorial ialah garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar ke arah laut lepas.
b. Zona Landas Kontinen
Landas Kontinen ialah dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua). Kedalaman lautnya kurang dari 150 meter. Indonesia terletak pada dua buah landasan kontinen, yaitu landasan kontinen Asia dan landasan kontinen Australia. Adapun batas landas kontinen tersebut diukur dari garis dasar, yaitu paling jauh 200 mil laut.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Zona Ekonomi Eksklusif adalah jalur laut selebar 200 mil laut ke arah laut terbuka diukur dari garis dasar.

Tuesday, March 1, 2011

Pendidikan Kewarganegaraan (tugas softskill)

1. Jelaskan yang dimaksud kesamaan Nilai Perjuangan yang dapat menumbuhkan jiwa Patriotik!
Jawaban:
Patriotisme merupakan semangat cinta tanah air,yaitu sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya. Dari jiwa patrotisme inilah dapat timbul nilai-nilai perjuangan untuk bangsa dan Negara.
2. Jelaskan Unsur Deklaratif dari terbentuknya sebuah negara!
Jawaban:
Negara merupakan pemerintahan yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang dihormati dan ditaati oleh seluruh rakyat negara tersebut. Sifat deklaratif ditunjukkan oleh adanya tujuan negara, undang undang dasar, pengakuan dari negara lain baik secara de jure maupun de facto, dan masuknya negara dalam perhimpunan bangsa-bangsa, misalnya PBB.  Pengakuan secara defacto adalah pengakuan tentang kenyataan adanya suatu negara yang dapat mengadakan hubungan dengan negara lain yang mengakuinya. Pengakuan secara de jure adalah pengakuan secara resmi berdasarkan hukum oleh negara lain dengan segala konsekuensinya.




Monday, November 29, 2010

Konsep Data


Konsep Data
1. Pendahuluan
Data merupakan komponen penting dalam membangun sebuah sistem informasi. Bila tidak ada input atau data atau masukan maka tidak ada yang akan kita olah, jika hal ini terjadi maka tidak ada informasi. Dalam hirarki data terdiri dari elemen data,field,record,file yang akan membentuk suatu databased. Dalam konsep data terdapat penyimpanan dan pengaksesa data. Pemrosesan data, peranan databased dan database management system. Dalam konsep tersebut haruslah menjadi komponen yang menyatu agar tercipta informasi.

2. Tinjauan Pustaka

Pemrosesan data adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrosesan_data)

Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. (http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data)


3. Pembahasan
Data merupakan sesuatu yang belum diolah dan belum memiliki arti bagi pemakainya. Kata “data” berasal dari bahasa Yunani “datum” yang berarti fakta, dan di dalam kamus bahasa Inggris ditulis dengan “data”. “Data” yang digunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris tersebut, tetapi harus diingat, “data” dalam bahasa Inggris sudah bersifat majemuk, karena tidak ada kata “datas” dalam bahasa Inggris. Sehingga tidaklah tepat bila kita menuliskan kata data yang dimajemukkan, seperti data-data, kumpulan data, dan sejenisnya. Bila kita akan mengungkapkan sekumpulan data, tentulah harus dipilah-pilah tipe-tipe atau jenis-jenis datanya terlebih dulu. Misalkan kumpulan data mahasiswa dan data dosen, kumpulan data karyawan dan data konsumen, dan sebagainya. Karena adanya kaidah-kaidah tentang penulisan data di komputer, maka kata “data” di komputer harus dispesifikkan karena masih bersifat luas. Data di komputer memiliki ukuran yang lebih spesifik. Satuan data terkecil di komputer adalah bit, yaitu sinyal-sinyal elektronik yang dilambangkan dengan 0 dan 1. Kumpulan bit di menghasilkan sebuah kode untuk huruf atau angka atau karakter lain yang disebut dengan byte. Sehingga byte adalah kumpulan dari bit. Satuan kapasitas penyimpanan data di komputer juga sering menggunakan byte. Misalkan disket dapat menampung data sebesar 1,4 Megabyte, dan sebagainya. 1 Megabyte setara dengan 210 = 1024 bit.
Hirarki Data :
·         Elemen Data merupakan unit data terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi unit yang berarti.
·         Field merupakan kumpulan dari elemen data
·         Record merupakan kumpulan dari field
·         File merupakan kumpulan dari record yang berhubungan dengan subjek tertentu.
·         Data base merupakan kumpulan dari file.
Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat , mutakhir , aman dari gangguan yang tersedia bagi pemakai.

Setelah data diproses sesuai dengan kebutuhan maka tahap selanjutnya data perlu media penyimpanan untuk menyimpan semua pemrosesan yang dilakukan. Penyimpanan dibagi dua, yaitu penyimpanan primer dan penyimpanan sekunder.
a.       Penyimpanan Primer
Penyimpanan primer terjadi pada saat dilakukan pengaksesan data, dan setelah pengaksesan dihentikan atau computer dimatikan maka semua akan hilang jika tidak di simpan dalam media penyimpanan sekunder. Dalam kata lain Penyimpan Primer bersifat sementara selama listrik masih mengaliri computer atau selama data diakses. Contohnya adalah RAM (Read Acces Memory).
b.      Penyimpanan Sekunder
Penyimpanan sekunder dapat dibagi 2, yaitu :
-          Penyimpanan Berurutan (Sequential Access Storage Device)
Suatu organisasi / penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari suatu catatan mengikuti satu catatan lain dalam suatu urutan tertentu .
Contoh : pita magnetik yg digunakan untuk menyimpan data komputer memiliki bentuk fisik yg sama dengan pita audio.
-          Penyimpanan Akses Langsung (Direct Access Storage Device)
Cara mengorganisasikan data yang ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan.
DASD dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan dan digunakan sebagai media input.

Pengaksesan Data :
Akses (pengolahan data) sangat berkaitan dengan teknik pengorganisasian data yang telah dilakukan sebelumnya. Bila kita mengorganisasikan data secara sequential, maka mau tidak mau kita mengaksesnya juga secara sequential. Tetapi, bila kita mengorganisasikannya secara relative, index sequential, maupun multi key, selain kita dapat mengaksesnya secara direct, kita juga dapat melakukan akses secara sequential.
Jadi, pada dasarnya, akses data terdiri atas dua cara, yaitu direct access dan  sequential access. Meskipun kita memakai CD, kita tetap dapat mendengarkan lagu secara berurut (sequential), sebaliknya, jika kita menyetel lagu lewat kaset, maka tidak mungkin kita dapat mendengarkan lagu ke 5 tanpa melakukan forward atau rewind.

Setelah itu adalah pemrosesan data, pemrosesan data dibagi menjadi 3 bagian, antara lain :
  • Pemrosesan Batch : Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus dalam batch. Kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.
  • Pemrosesan On-Line : Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.
  • Sistem Real Time : Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik.

Peranan databased dan DBMS (Database Management System) :
Konsep Database
  • Yaitu integrasi logis dari catatan-catatan file.
  • Tujuan dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data.
  • Independensi data adalah kemampuaan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.
  • Independensi data dicapai dgn menempatkan spesifikasi dalam tabel & kamus yg terpisah secara fisik dari program.
  • Program mengacu pada tabel untuk mengakses data.
Peranan Database : Menentukan kebutuhan data dengan mengikuti pendekatan berorientasi masalah atau pendekatan model perusahaan.
Peranan DBMS :
  • Data yang berulang dalam bentuk multifile duplikat maupun data duplikat dalam satu file.
  • Data dan program menyatu.
  • Kebutuhan untuk mengintegrasikan data dari file-file.
  • Kebutuhan untuk memperoleh data secara cepat.
  • Kebutuhan untuk membuat data dengan aman.
4. Penutup
Suatu konsep data penting untuk membuat suatu sistem informasi. Konsep data mencakup hirarki data, penyimpanan data dan pengaksesa data, pemrosesan data, peranan database dan database management system. Konsep data ini merupakan sebuah siklus, yaitu data sebagai masukan atau input dilanjutkan dengan pemrosesan data, lalu dalam pemrosesan data terdapat fungsi penyimpanan data yang akan membentuk suatu database yang diakhiri dengan informasi.


5. Referensi



Manajemen Sumber Informasi


Manajemen Sumber Informasi
1. Pendahuluan
Informasi merupakan salah satu sumber utama dari perusahaan & dapat dikelola seperti halnya sumber lain. Information Resource Management merupakan metodologi siklus hidup yang dipakai untuk menciptakan sistem yang menghasilkan informasi yang berkualitas. Peningkatan pemahaman komputer oleh pemakai, mudahnya pemakai memperoleh hardware dan software memberikan kesadaran terhadap perusahaan bahwa memang dibutuhkan sistem komputerisasi. Sebagai contoh dua pemakai dalam area yang berbeda ingin mengembangkan sistem secara serentak untuk menyiapkan laporan yang sama, atau mereka masing-masing membeli paket software yang sama. Maka, sebaiknya manajemen puncak dari perusahaan tersebut menetapkan penggunaan komputerisasi dalam organisasinya, yang akan berguna untuk mengetahui pencitptaan sumber informasi dan pengelolaannya. Perencanaan formal untuk manajemen informasi ini disebut Information Reseurces management (IRM) atau manajemen sumber informasi.

2. Tinjauan Pustaka

IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen. (http://parno.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13807/Pengenalan++IRM.doc)
3. Pembahasan
Manajemen sumber informasi adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.
Tipe-tipe dari sumber informasi :
Informasi umum, informasi dari para spesialis, para pemakai, fasilitas-fasilitas, database, software, hardware.
Informasi sebagai sumber strategis
·         Informasi merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan keuntungan kompetitif.
Caranya : Dengan memfokuskan pada pelanggan & membangun sistem informasi yang bisa meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen lingkungannya.
·         Arus Informasi antara perusahaan dan pelanggan :
-       Informasi yang menerangkan kebutuhan produk
-       Informasi yang menerangkan penggunaan produk
-       Informasi yang menerangkan kepuasan produk
Keuntungan kompetitif dicapai apabila :
-       Terjalinnya hubungan yang baik antara elemen-elemen
-       Diperlukan arus informasi dengan semua elemen-elemen lingkungannya
-       Pentingnya efisiensi operasi internal
IOS (Interorganizational Information System)
-       IOS merupakan sistem informasi yang digunakan oleh lebih dari satu perusahaan
-       IOS fasilitator bertugas : menunjukkan para peserta bahwa dengan bekerja dalam sistem tsb mereka akan memperoleh keuntungan kompetitif.
CIO (Chief Information Officer)
·         Kepala bagian Informasi turut berperan dalam pembuatan keputusan penting dalam
·         perusahaan & memberi laporan langsung ke eksekutif.
·         Sebutan lain dari CIO : Direktur SIM, Vice President SIM
·         Tugas CIO :
-       Mempelajari bisnis & teknologinya
-       Menjalin kemitraan dengan unit bisnis & manajemen
-       Fokus memperbaiki proses bisnis dasar
-       Memperkirakan biaya sistem informasi dalam bisnis
-       Membangun kredibilitas dengan mengirim service yang terpecaya.
SPIR ( Strategic Planning for Information Resources)
·         Perencanaan strategic merupakan perencanaan yang paling memerlukan perhatian. Karena memerlukan perkiraan yang matang untuk dapat mencapai tujuan organisasi pada masa sekarang dan akan datang.
·         Gagasan utama dari SPIR adalah adanya hubungan antara tujuan perusahaan secara keseluruhan dengan sumber-sumber informasi. Sumber-sumber informasi harus digunakan untuk pencapaian tujuan.
·         Perencanaan yang digunakan Top Down : Langkah pertama adalah menentukan tujuan organisasi kemudian direncanakan aktifitas setiap unit perusahaan.
·         Pendekatan-pendekatan Top Down :
1.     BSP IBM (Business System Planning)
-       Pendekatan studi total
-       Setiap manajer diinterview untuk menentukan kebutuhan informasi, kemudian sistem diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan informasi.
2.     CSF (Critical Success Factor)
-       Perencanaan sumber informasi dengan mengidentifikasi kunci keberhasilan yang nenentukan - keberhasilan dan kegagalan
3. Transformasi susunan strategis
-       Misi, Tujuan, strategi dari perusahaan merupakan dasar tujuan, batasan, strategi perencanaan sistem.
-       Proses pentransformasian dari susunan strategi organisasi menjadi susunan strategi SIM dinamakan proses perencanaan strategi SIM

Usaha-usaha yang diperlukan untuk mencapai IRM yang sukses adalah :
·         Perusahaan berusaha untuk menggunakan informasi untuk mencapai keuntungan kompetitif.
·         Para eksekutif harus menyadari bahwa pelayanan informasi sebagai area fungsional.
·         Para eksekutif harus mengakui keberadaan CIO
·         Para eksekutif harus memasukkan sumber-sumber informasi dalam perencanaan strategi.
·         Adanya perencanaan strategi formal untuk sumber-sumber informasi
·         Perencanaan strategis juga mengatur pemakai komputer.
4. Penutup
Dalam melakukan pengelolaan sumber daya informasi, hal yang dilakukan adalah mengidentifikasi informasi sumber, jenis dan nilai informasi yang telah diberikan, dan cara klasifikasi, penilaian,pemrosesan, dan penyimpanan informasi tersebut.
5. Referensi
viyan.staff.gunadarma.ac.id/.../12_Manajemen+Sumber+Informasi.pdf








System Development Life Cycle

System Development Life Cycle
1. Pendahuluan
Sistem Informasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengolah data yang biasanya meliputi komputer, program aplikasi dan jaringan dan manusia untuk menghasilkan informasi. Jadi sistem informasi bukan hanya aplikasi perangkat lunak. Sistem Informasi ada pada hampir setiap perusahaan atau instansi untuk mendukung kegiatan bisnis mereka sehari-hari. Biasanya porsi pengerjaan pengembangan sistem informasi diserahkan kepada orang-orang yang bekerja di bidang Teknologi Informasi. Dalam membangun suatu sistem informasi yang mengacu kepada pengertian aplikasi perangkat lunak dipakai metode Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle atau SDLC). SDLC terdiri dari sejumlah tahapan yang dilaksanakan secara berurutan. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi banyak dipakai untuk saat ini. Model-model tersebut dikembangkan dari model klasik.

2. Tinjauan Pustaka
System Life Development Cycle adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. (http://id.wikipedia.org/wiki/SDLC)
3. Pembahasan
Systems Development Life Cycle atau dikenal dengan bahasa Indonesia Siklus Hidup Pengembangan Sistem atau Systems Life Cycle (Siklus Hidup Sistem), dalam rekayasa sistem dan rekayasa perangkat lunak, adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: analisa (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance). Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat lunak. Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses pengembangan perangkat lunak. Terdapat 3 jenis metode siklus hidup sistem yang paling banyak digunakan, yakni: siklus hidup sistem tradisional (traditional system life cycle), siklus hidup menggunakan protoyping (life cycle using prototyping), dan siklus hidup sistem orientasi objek (object-oriented system life cycle).
SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan  utama, yaitu  :
a. Analysis
b. Design
c. Implementation
Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan (purpose) dan hasil kegiatannya (deliverable).

FASE ANALYSIS
Dalam tahap analisis ini, digunakan oleh analis sistem untuk :
·         Membuat keputusan apabila sistem saat ini mempunyai masalah atau sudah  tidak berfungsi secara baik dan hasil analisisnya digunakan sebagai dasar  untuk memperbaiki sistem
·         Mengetahui ruang lingkup pekerjaannya yang akan ditanganinya. 
·         Memahami sistem yang sedang berjalan saat ini
·         Mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya


Kegiatan yang dilakukan dalam tahap analisis ini adalah :

1. Problem detection
   - Tujuan          :  Mendeteksi sistem, apabila sistem saat ini semakin berkurang manfaatnya (memburuk).
   - Hasil            :  Laporan pendahuluan tentang permasalahan yang terjadi dalam sistem.
2. Initial investigation
   - Tujuan          :  Memerikan sistem saat ini dengan penekanan pada daerah-daerah yang menimbulkan permasalahan.
   - Hasil            :  Penjelasan sistem saat ini.
3. Requirement analysis (determination of ideal systems)
   - Tujuan          :  Mendapatkan konsensus dari komunitas pemakai dari sistem informasi yang ideal. Sebuah penggantian sistem akan menimbulkan jarak antara sistem saat ini dengan sistem yang ideal (yang mengacu ke komputerisasi).
   - Hasil            :  Penjelasan kebutuhan analisis terhadap sistem.
4. Generation of system alternatives
- Tujuan :  Menggali (explore) perbedaan dari alternatif sistem dalam mengurangi jarak (gap) antara sistem saat ini dengan sistem idealnya.
- Hasil   :  Dokumen-dokumen tentang alternatif sistem yang akan dipakai untuk memperbaiki sistem.
5. Selection of proper system
- Tujuan :  Membandingkan alternatif-alernatif sistem dengan menggunakan metodologi terstruktur, memilih alternatif sistem yang paling baik, dan menjualnya (sell) kepada management.
- Hasil   :  Hasil-hasil dari studi sistem.

FASE DESIGN
Dalam tahap perancangan (design) memiliki tujuan, yaitu untuk :
·         Mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang terbaik.

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap perancangan ini adalah :

6. Output design
   - Tujuan          :  Memerikan bentuk-bentuk laporan sistem dan dokumennya.
   - Hasil            :  Bentuk (forms) dari dokumentasi keluaran (output).

7. Input design
   - Tujuan          :  Memerikan bentuk-bentuk masukan didokumen dan dilayar ke
                   sistem informasi.
   - Hasil            :  Bentuk (forms) dari dokumentasi masukan (input).

8. File design
   - Tujuan          :  Memerikan bentuk-bentuk file-file yang dibutuhkan dalam
                   sistem informasi.
   - Hasil            :  Bentuk (forms) dari dokumentasi file.

FASE IMPLEMENTATION
Dalam tahap implementasi memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk :
·         Melakukan kegiatan spesifikasi rancangan logikal ke dalam kegiatan yang  sebenarnya dari sistem informasi yang akan dibangunnya atau dikembangkannya.
·         Mengimplementasikan sistem yang baru.
·         Menjamin bahwa sistem yang baru dapat berjalan secara optimal.

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap implementasi ini adalah :
9. Programming & testing
   - Tujuan          : Mengkonversikan perancangan logikal ke dalam kegiatan
                  operasi coding dengan menggunakan bahasa pemograman
                  tertentu, dan mengetest semua program serta memastikan
                  semua fungsi / modul program dapat berjalan secara benar.
   - Hasil            : Coding program dan spesifikasi program.

10.Training
   - Tujuan          : Memimpin (conduct) pelatihan dalam menggunakan sistem,
                  persiapan lokasi latihan dan tugas-tugas lain yang
                  berhubungan denganp pelatihan (buku-buku panduan sistem).
   - Hasil            : Rencana pelatihan sistem, modul-modul katihan dan
                  sebagainya.

11. System changeover
    - Tujuan         : Merubah pemakaian sistem lama ke sistem bari dari sistem
                  informasi yang berhasil dibangun.Perubahan sistem merupakan tanggungjawab team designer ke pemakai siste (user organization).
    - Hasil           :  Rencana (jadwal dan metode) perubahan sistem (contract).
4. Penutup
Dalam mengimplementasikan suatu pengembangan sistem sangat diperhitungkan akan adanya sebab, masalah, visi atau tujuan, serta peluang-peluang yang akan terjadi. Maka sangat penting menentukan informasi yang mengalir, menganalisanya, merancang, memuat, serta mendokumentasikannya.sehingga setelah tahap-tahap sebelumnya terlaksana, kita dapat melakukan pengujian, membandingkan dan menentukan ketahanan akan sistem tersebut. Kemudian mengimplementasikanya, dan lakukan tahap terakhir yaitu dengan mengevaluasi sistem tersebut. Namun pada prakteknya tidak selalu demikian. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan sistem informasi. Terutama adalah pada faktor manusia yang terlibat. Dari pihak pengembang, kurangnya keahlian dan pengalaman bisa menyebabkan kesalahan dalam satu tahapan sehingga menyebabkan siklus ini harus diulangi dari tahapan yang salah. Bisa terjadi bahwa siklus ini dilakukan sampai berulang-ulang. Oleh karena itu ikuti fase-fase SLDC dengan teliti dan baik.
5. Referensi
agungsr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3412/Konsep+SI.pdf
diah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Materi+02+-+SDLC.pdf
widyo.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../Modul_ke_8_sim_ptik.doc 
setia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../MateriSuplemenSDLC.pdf